is in the house

Mamam di Bandung

Mamam di Bandung

Libur tahun baru pada ke Bandung? Sering ditanya sama teman dari luar kota, di Bandung asyiknya ke mana, makan di mana. Mmh… saya imigran juga di sini, meski ga baru-baru amat. Tapi rasanya kayak selalu baru (kemarin). Uhuy!

Kadang mempertanyakan sendiri referensi yang saya kasih benar oke ga yaaa. Bisa jadi enggak komprehensif, dan sering kali tidak mengunjuk ke kafe terkini. Bawaan sok malas update dan ke situ-situ lagi. Betah sih. Ada yang alasannya romantik, sejuk, makanannya enak dan rumahan, harga tidak terlalu mahal, otentik, lalu toilet bersih. Walau kadang non wifi dan tidak pakai mesin EDC buat pembayaran, kalau nyaman mah nyaman weh.

1. Warung Taru
Saudaranya Wale. Wale cocok buat penggemar mie. Kalau di Warung Taru menu nasi, rumahan, enaklah pokoknya. Paling suka sop ayam kampung, madu rempah, mendoan, nasi uduk, pisang goreng, nasi uduk, pecel. Lha banyak. Dapurnya menyenangkan, kayak di rumah. Pemandangan ke luarnya juga… enggak usah dijelasin, cobain aja yah.

2. Warung Purnama
Banyak alasan romantik di sini. Rumah Pontianak di Jl Purnama, namanya sama gitu. Senang lihat opa-oma ngopi-ngopi-ngopi di sini. Yang lain nostalgia tentang Bandung, saya nostalgia ke Pontianak karena Warung Purnama mirip dengan Warung Sukahati di sana. Dan keduanya memproduksi selai srikaya sendiri yang sama-sama dimakan bersama pisang goreng. Kebetulan kok mirip.

3. Kineruku
Kalau kemana-mana bareng anak, harus bersiap tempat tujuan nyaman juga apa tidak buat anak. Senang ke sini karena ya Kineruku gitu loh hehe… halamannya yang cukup besar bikin anak bisa gerak dengan luas. Nasi goreng hijau enak, dan paling suka dengan turkish coffee-nya.

4. Imah Babaturan
Cumi cabe hijau-nya juara! Kopi, makanan, dan snack sederhana lainnya yang menyenangkan.

5. Kopi Tarik Ulur
Karena punya alergi ayam broiler, jadi kalau ketemu menu ayam kampung itu senang sekali. Di sini ayam kampung gorengnya disajikan unik, pakai kriuk daun pandan dan daun kari. Masih ada ketan duren, nasi goreng Aceh, kopi dan teh tarik favorit.

6. Warung Sitinggil
Paling enak buat duduk lesehan. Di sini pernah minum jus buah tin (ara) yang dipetik langsung dari pohon di halamannya. Nikmat mana lagi yang kau dustakan?

Rekomendasi saya bukan yang fancy dan cenderung homy. Tahu tempat-tempat lain seperti ini di Bandung? Kasih tahu dong.

Foto: di Imah Babaturan

 

 



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *